Kamis, 11 Desember 2008

Aku dan cinta

Tak pernah aku percaya...bahwa suatu waktu aku akan bertemu dengan mu...dan aku tak percaya kalau itu benar-benar ada. Selama ini aku hanya merasakan kehadiranmu, kalau tangan bunda menelusur halus dihelaian rambut ku, mata sipitku mencari, terus mencari kilatan mata bunda, dan saat bunda dan aku bertemu pandang, bunda tersenyum, memberikan tekanan dikepala ku...mata bunda melembut dan akupun tersenyum disaat itu ku rasakan...aku merasa kamu hadir diantara aku dan bunda.
Aku tidak tau, ketika aku berada dekat seorang teman, yang juga memberi senyum,, memberikan perhatian, memenuhi segala kebutuhan, malah dengan alasan keterpaksaan sekali pun, aku tak merasakan, kalau harus ada kamu, yang ku tau saat itu... kami, aku dan temanku saling membutuhkan dengan logika yang tercipta, tanpa aku coba untuk percaya kalau itu ada kamu, aku tidak tahu kalau aku membutuhkan kehadiran mu.
Aku tidak tau, kalau aku berada dekat seorang sahabat, yang memberikan perhatian, yang menyapa dengan senyum, yang menegur dengan tatapan, yang hadir dengan sentuhan, yang datang dengan keterbukaan, yang pergi dengan kesengajaan membiarkan kesendirian, aku tidak percaya kalau disitu ada kamu, bagi ku itu hanya kebutuhan untuk saling berbagi, dan ada logika saling menerima.
Aku tidak tau, atau tidak mau tau...disaat aku harus
harus berbagi, saling memberi, aku tak marasa butuh kamu, karena semua ada dalam logika, tersimpan dalam sebuah memori yang bisa diaktifkan kapan saja, yang berkerja pada setiap situasi, yang memberi reaksi atas semua sympton yang terekam, dan itu aku tau, dan aku lakukan dengan dasar pengetahuan, menjungkit kesadaran, bahwa itu pernah direkamkan...tanpa aku harus merasa membutuhkan mu
"lalu berbagai kejadian yang luar biasa???"
"sesuatu yang belum terekamkan?"
"bukan kah itu kau lakukan dengan sentuhan ku?"
oh tentu tidak.. karena mungkin aku nggak kenal kamu
percayalah selama ini aku lakukan semuanya dengan kesadaran...aku gak tau kalau itu terjadi berkat mu... aku tolong mereka yang butuh pertolongan karena aku tau mereka membutuhkan...aku manjakan seorang bocah kecil nan nakal, karena aku tau dia suka diperlakukan seperti itu...jadi semua itu karena mereka..dan aku percaya bukan karena mu...
Sesaat kusapukan mata berkeliling, mencari sebuah kesamaan, kudengar mereka berceloteh tentang mu...aku merasa itu terlalu sederhana, karena aku tak ingin mengatakan kalau itu bodoh...hahaha...tidak mereka tidak seperti itu...
Sampai ketika itu...kau hadir menyapa dengan ketidaksengajaanmu..
aku terperangah..
merasa tidak mengerti..
merasa tidak punya pengetahuan..apalagi kesadaran
aku cari lewat mata bunda ternyata kamu berbeda..
aku cari lewat mata seorang teman kau lagi-lagi tidak sama
aku coba temukan lewat seorang sahabat, ternyata kau bukan yang seperti itu
aku tertunduk...
lemas merasa tak berdaya..
tak ingin aku mengatakan..
kalau sekarang aku percaya
percaya dan merasa kalau sebenarnya ada kamu
ya...ada cinta
Kata yang tetap tak terartikan...karena sekarang aku tau, cinta tak butuh didefinisikan...tak perlu aku berikan sebuah arti dia terlalu cukup untuk dirasakan...indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar